Ramadhan 1440 H

Ramadhan 1440 H

Saya masih ingat ramadhan tahun lalu, sebagai manusia yang baru saja lulus kuliah dan dihinggapi berbagai macam kegelisahan soal masa depan, saya benar benar pasrah dan berdoa kepada Gusti Allah supaya dilapangkan urusan rezeki saya.

Alhamdulillah doa saya terkabul. Namun muncul juga rasa ujub dan kesombongan saya seiring rejeki yang bertambah. Saya jadi jarang berdoa, merasa percaya kepada kekuatan diri sendiri. Merasa apa yg saya punya dapat membuat saya bisa menghadapi dunia . Sombong sekali saya.

Saya jadi seperti orang tidak beriman. Sekalipun saya solat, saya seperti menihilkan peran Gusti Allah dalam keseharian saya. Termasuk dalam hal mencari jodoh.

Dulu saya sempat berpikir bahwa saat nanti duitmu sudah banyak dan sudah mapan, jodoh bakal mendekat. Ternyata tidak juga. Hahaha.

Sampe tadi pukul 20.00 sebenarnya saya tidak terlalu excited dengan bulan Ramadhan tahun ini. Saya tidak berangkat tarawih, malah ke Indomaret. Namun ternyata sepertinya hidayah datang tidak pandang tempat.

Saya bertemu dengan seseorang yang dulu pernah saya taksir tapi dulu saya terlalu minder untuk mendekati.

Pertemuan singkat itu Seketika menyadarkan saya bahwa sesungguhnya saya tidak punya apa-apa.

Saya jadi ingat siapa yang memberikan segalanya kepada saya, saya jadi ingat kepada siapa saya berdoa ramadhan tahun lalu. Saya jadi merasa berdosa bahwa selama ini saya telah menihilkan Dia dalam keseharian saya.

Marhaban ya Ramadhan, maafkan saya yang lupa diri setahun ini. Izinkan saya berdoa lagi di malam-malam mu yang mulia. Terimakasih Ya Allah, engkau memang paling tahu cara membolak-balikkan hati. Terimakasih engkau telah sayang padaku.

Leave a Reply